Direktur PT AMT Mengisi Workshop SMK3 pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO

Direktur PT AMT Mengisi Workshop SMK3 pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO
Direktur PT AMT Mengisi Workshop SMK3 pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO

Jakarta, 27 Oktober 2022 - Direktur (CEO) PT Alif Muh Teknologi; Mu'amar Fadlil, ST. mengisi Workshop tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO di Aula Batalyon Komando 461 KOPASGAT, Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma. Kamis, (27/10/2022) mulai pukul 19.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB.

PN INDO merupakan Perkumpulan Mahasiswa Penerbangan se-Indonesia, kampus-kampus yang menjadi anggotanya yaitu; Sekolah Tinggi Penerbangan (STP) AVIASI, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Universitas Nurtanio (UNNUR) Bandung, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) TRISAKTI, International University Liaison Indonesia (IULI), Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA), Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta, dan Dirgantara Pilot School Tasik (DPST).

Direktur PT AMT Mengisi Workshop SMK3 pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO
Direktur PT AMT Mengisi Workshop SMK3 pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO

Dalam Workshop tersebut juga dilaksanakan praktik Penyusunan Job Safety Analysis (JSA). Dimana beberapa peserta yang aktif mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan kompetensi Safety Officer gratis yang diselenggarakan oleh PT. Alif Muh Teknologi.

Direktur PT AMT Mengisi Workshop SMK3 pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO
Peserta Workshop SMK3 pada Acara Aero Leadership Camp 2022 PN INDO

Mu'amar Fadlil mengungkapkan terimakasih dan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan yang hebat dan keren tersebut, juga kepada peserta yang telah mengikuti workshop dengan totalitas.

"Semoga kedepan dapat berkolaborasi lagi dalam acara hebat lainnya", pungkas Mu'amar Fadlil.

ěž MH ]

0 Komentar